Fandom: Meitantei Conan X Magic Kaito
Pairing: Kuroba Kaito/Kaitou KID/KID The Phantom Thief X Kudou Shinichi
Size: B5
Pages: 48 (including 7 pages of fanfiction by Rat of snow/Yuki Nezumi/Hana/Nibiirohana)
Akhirnya review baru setelah lama saya lama bergelut dengan niat untuk menyelesaikan fanfiksi bahasa Jepang dalam doujinshi ini. Hal pertama yang ingin saya ucapkan sebelum bercerita soal isi doujinshi ini, sebaiknya kalian tidak sentuh doujinshi ini kalau tidak tahan dengan yandere atau seme yandere. Yeah, Kaito yandere di sini—at least, semi yandere karena di sini dia gak melukai siapa pun. Oh, dan, ada Hakuba muncul dua halaman, HAHAHA. Dan, ada gambar nyerempet di review ini, jadi hati-hati, ya, yang masih mau baca review-nya tapi gak mau mengotori mata.
Jadi, tentang apa doujinshi ini? Inti ceritanya, Kaito ngurung Shinichi dan sebisa mungkin mutusin kontak dia sama dunia luar. Kenapa? Sebagai detektif, Shinichi pasti terlibat banyak kasus, 'kan? Dan udah entah berapa kali, dia pulang dengan keadaan fisik gak mulus. Yaps, luka, dan gak cuma segores-dua-gores, tapi juga sampe diperban. Gak tahan sama pemandangan demikian, Kaito pun mutusin buat ngurung Shinichi.
Ada satu hari Hattori dateng nyari Shinichi, dan waktu itu Kaito yang udah ngurung Shinichi bohong kalau dia sendiri belom ketemu Shinichi entah berapa hari. Kurang ajar? Iya, emang. Posesif sangat, sahabat deket pacar sendiri aja gak dikasih tahu keberadaan pacarnya.
Di tengah cerita ada fanfiksi—tentu saja bahasa Jepang karena doujinshi-nya aja bahasa Jepang. :") Ceritanya soal Kaito yang cemburu gara-gara Shinichi dibawa pergi makan malam sama bekas kliennya ke restoran dan ternyata kliennya suka sama Shinichi, terus nyataun perasaan pake genggam-genggam tangan. Fanfiksinya R-18 juga, haha. Here's my favorite line from the entire fanfiction.
Saya suka banget kutipan itu soalnya ngegambarin sakit hati, kecewa, sama posesifnya Kaito banget—semua sekaligus jadi satu, indah sekali.
Apa yang saya suka di doujinshi itu adalah bagaimana cara Hinagiku Sensei menggambarkan muka Kaito, seringai tipisnya, ekspresi "gila"nya, dan yang jelas bagaimana cara dia membawakan sikap yandere Kaito. Saya penggemar seme yandere, jadi saya seneng banget begitu tahu ada yang bikin doujinshi KaiShin yang Kaitonya yandere. Banzai, Hinagiku Sensei! ( 9 >w<)9
Oh, dan, omong-omong, siapa tahu mungkin ada yang gak bisa nebak. Doujinshi ini gak berakhir dengan sempurna—alias gantung gak gantung. Well, kalau kalian suka ending gak jelas seperti saya, sih, pasti demen-demen aja.
Sekian review kali ini! Sampai jumpa lain waktu!
"Sebuah permata berharga akhirnya tersimpan juga di kotak hartaku."
Jadi, tentang apa doujinshi ini? Inti ceritanya, Kaito ngurung Shinichi dan sebisa mungkin mutusin kontak dia sama dunia luar. Kenapa? Sebagai detektif, Shinichi pasti terlibat banyak kasus, 'kan? Dan udah entah berapa kali, dia pulang dengan keadaan fisik gak mulus. Yaps, luka, dan gak cuma segores-dua-gores, tapi juga sampe diperban. Gak tahan sama pemandangan demikian, Kaito pun mutusin buat ngurung Shinichi.
Ada satu hari Hattori dateng nyari Shinichi, dan waktu itu Kaito yang udah ngurung Shinichi bohong kalau dia sendiri belom ketemu Shinichi entah berapa hari. Kurang ajar? Iya, emang. Posesif sangat, sahabat deket pacar sendiri aja gak dikasih tahu keberadaan pacarnya.
Di tengah cerita ada fanfiksi—tentu saja bahasa Jepang karena doujinshi-nya aja bahasa Jepang. :") Ceritanya soal Kaito yang cemburu gara-gara Shinichi dibawa pergi makan malam sama bekas kliennya ke restoran dan ternyata kliennya suka sama Shinichi, terus nyataun perasaan pake genggam-genggam tangan. Fanfiksinya R-18 juga, haha. Here's my favorite line from the entire fanfiction.
"Sama sekali berbeda dengan manusia lain, hanya dengan ada dia, suasana jadi berbeda dan terasa berkilau, membuatmu menginginkan orang itu sampai rasanya tidak tahan dan jadi tidak tahu harus berbuat apa—aku juga tahu sosok yang seperti ini. Bagaimana kalau suatu hari muncul orang seperti ini bagi Shinichi?—dengan memikirkan hal ini saja kepalaku jadi terasa aneh. Makanya sebelum hal ini terjadi, aku akan membuat matamu tidak bisa melihat, membuat tanganmu tidak bisa digunakan—persis seperti ini—membuat seluruh bagian dirimu, seutuhnya, menjadi milikku."
Saya suka banget kutipan itu soalnya ngegambarin sakit hati, kecewa, sama posesifnya Kaito banget—semua sekaligus jadi satu, indah sekali.
Apa yang saya suka di doujinshi itu adalah bagaimana cara Hinagiku Sensei menggambarkan muka Kaito, seringai tipisnya, ekspresi "gila"nya, dan yang jelas bagaimana cara dia membawakan sikap yandere Kaito. Saya penggemar seme yandere, jadi saya seneng banget begitu tahu ada yang bikin doujinshi KaiShin yang Kaitonya yandere. Banzai, Hinagiku Sensei! ( 9 >w<)9
Oh, dan, omong-omong, siapa tahu mungkin ada yang gak bisa nebak. Doujinshi ini gak berakhir dengan sempurna—alias gantung gak gantung. Well, kalau kalian suka ending gak jelas seperti saya, sih, pasti demen-demen aja.
Sekian review kali ini! Sampai jumpa lain waktu!




No comments:
Post a Comment